SIBER TODAY – Kematian misterius Komang Kesuma Jaya (37), warga Jembrana, Bali, yang ditemukan mengambang di sungai Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Senin (10/3/2025) lalu, diduga korban pembunuhan.
Hal tersebut setelah terungkap fakta baru hasil pengembangan oleh Satreksrim Polresta Banyuwangi.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Andrew Vega mengatakan, keluarga Komang sempat mendatangi Mapolresta Banyuwangi untuk menyampaikan kejanggalan-kejanggalan kematian Komang.
Hingga akhirnya, jenazah Komang yang telah dipulangkan ke Bali dikirim kembali ke Banyuwangi untuk di autopsi di RSUD Blambangan pada Kamis (13/3/2025).
“Hasil otopsi secara resmi belum keluar. Tapi secara garis besar kami berkomunikasi dengan dokter, ditemukan luka di kepala akibat benda tumpul pada Komang. Juga di saluran pernafasan dan paru-paru ditemukan air dan pasir menumpuk,” kata Vega, Jumat (14/3/2025).
Hasil tersebut selaras dengan kecurigaan keluarga korban yang menyampaikan bahwa kematian Komang janggal. Sebabnya, Komang berangkat ke Banyuwangi bersama seorang rekannya bernama Putu Saputra Adinata.
Namun, pada hari Komang meninggal, Putu pulang ke Jembrana sendiri. Kepada keluarga Komang, Putu bercerita bahwa Komang belum pulang karena masih memiliki urusan di Banyuwangi.
Beberapa waktu kemudian, keluarga menerima informasi bahwa Komang ditemukan meninggal di sungai. Hal tersebut memunculkan kecurigaan bagi keluarganya.
Dugaan pembunuhan tersebut semakin kuat setelah Putu ditemukan meninggal dengan cara gantung diri di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Kejadian ini menguatkan dugaan keterlibatan Putu dalam kematian Komang.





